Cerpen Sekolah

Hindari debat kusir  

    Pada saat aku sedang bersenda gurau dengan cermin, aku menatapi jam dinding yang ada pada pantulan cermin, dan waktu itu menunjukan pada pukul 09.45, lalu aku bergegas kembali ke kelas karena sudah saatnya bagiku untuk kembali ke kelasku dan melanjutkan pembelajaran.

    Sekembalinya aku dikelas ternyata aku melihat makarim dan wahid sedang berseteru, entah apa yang mereka perdebatkan masih kurang jelas akan tetapi tak seperti wahid, makarim justru terlihat tenang dan tulus mendengarkan semua ocehannya wahid, setelah mendengarkan dan menunggu momen yang tepat untuk menyela makarim pun membantah dengan hormat tidak seperti wahid.

    Selang lima menit perseteruan makarim dan wahid pun selesai, lalu guru tiba dan aku yang memperhatikan dari pertengahan agak heran mengapa bisa makarim dan wahid cepat menyelesaikan perseteruan mereka, tidak seperti yang lain karena ada yang lima hari baru selesai perdebatannya, dan kembali damai sedangkan mereka hanya lima menit.

    ketika pulang sekolah akupun bertanya pada makarim " Rim ko bisa sih kamu tadi cepat damainya? " dan jawaban makarim itu membuatku terkejut " Ahh yang tadi ya waktu aku sama wahid berseteru tentang segala sesuatu yang ada di bawah Galaksi bima sakti, iya aku tadi sebenernya sudah mengetahui bahkan jauh sebelum dia yang mulai bahas duluan, akan tetapi aku menghormati semua pendapatnya dan membiarkan dia berbicara banyak seakan akan dia tahu dan benar akan tetapi tidak semuanya benar ada beberapa yang aku koreksi walau awalnya dia kurang nerima akan tetapi sedikit demi sedikit akhirnya dia nerima juga" " ohh begitu ya, hebat kamu rim aku salut punya teman kaya kamu " " haha engga ko biasa aja " sambil merendah dan kita pun pulang menuju keluar gerbang bersama.


Hargai waktu

    " Ding Ding Dong... " waktu pulang sekolah pun akhirnya tiba juga, dan aku memiliki jadwal latihan dengan teman ekstrakulikuler ku pada jam 13.00, sekarang masih pukul 11.56 dan masih ada waktu bagiku untuk istirahat sebentar , dan melanjutkan agendaku pada waktu 13.00 nanti.

      Sembari istirahat akupun menerima kabar dari salah satu teman ekstrakulikuler ku, bahwa dia tak bisa ikut latihan karena sedang tidak enak badan, lalu akupun mendoakannya agar cepat sembuh dan dapat ikut kembali latihan bersama sama, waktu memang tak terasa cepat ya karena sudah waktunya sebentar lagi jam 13.00.

    Jadwal latihan pun tiba akan tetapi aneh rasanya hanya ada aku dan guru saja yang baru datang di lapangan sekolah, sedangkan yang lainnya belum pada datang, aku dan guruku pun langsung memulai latihannya, dan tak terasa setelah beberapa menit teman temanku pun baru datang.

    " HEI ! AYO CEPAT GANTI " sontak terkejut aku mendengar suara guruku yang baru saja memberi perintah tegas padahal jarang sekali guru bernada tinggi seperti itu, setelah mendengar perintah guru para teman teman ku langsung bergegas mengganti pakaian dan menuju tempat latihan, sepintas aku melihat wajah guru yang penuh dengan kesal serta sedih bersamaan.

    Akupun penasaran dan ingin bertanya walau kondisi tak mendukung saat ini, karena aku sedang berlatih pernafasan jadi kuurungkan pertanyaanku yang hendak mau kusampaikan, setelah itu teman temanku datang dan latihan dilanjutkan, sampai tibalah masa latihan itupun berakhir dan tiba tiba guru memberi nasihat sekaligus peringatan.

    " Wahai para muridku maafkan aku sesungguhnya aku tak mau berteriak seperti tadi yang sesaat lalu aku lakukan, akan tetapi aku merasa geram ketika melihat salah seorang temanmu yang datang tepat pada waktu yang dijanjikan sebelumnya dengan kesepakatan kita semua bersama,dan kalian baru datang setelah anak ini melakukan pemanasan duluan serta aku sedih melihat kalian seperti ini karena motto dari paguron ini sudah hilang dalam hati kalian yaitu berusaha menjauhkan diri dari ego pribadi  sedangkan kalian semua pada egois dan apatis "

    " ketahuilah wahai muridku bahwasanya kehidupan kita ini terbatas dan waktu yang kita miiki pun terbatas jadi tolong hargai waktu yang sudah temanmu ini sisihkan serta bila kalian semua ingin jadi pribadi yang maju maka hargailah waktu karena bila kita mau ambil contoh jepang negara yang maju karena mereka mayoritasnya menghargai waktu "

    Dan begitulah nasihat sekaligus peringatan yang diberikan oleh guru, kita harus selalu menghargai waktu walaupun bila kita bandingkan dengan apapun, waktu itu tak ternilai harganya kenapa? karena waktu tak dapat diulang kembali, dan kita harus dapat menghargai orang yang menyisihkan waktunya untuk kita.


Jangan melakukan apa yang kamu tidak suka kepada orang lain

    Saat itu aku sedang bersantai dengan menikmati buku yang baru saja ku beli tempo hari di toko buku di bangku kelasku, "Plak!! " aku heran seperti aku mendengar suara tamparan di bagian belakang kelas, seketika aku menoleh karena penasaran, akupun terkejut karena aku melihat wahid ditampar oleh nina.

    " JANGAN KAMU LAKUKAN LAGI INI PADAKU ! " sambil nangis nina pun keluar kelas, wahid yang baru saja di tampar diam terpaku di belakang kelas, " hid lu gapapa? " tanyaku dan seperti ada jeda 4,3 detik wahid baru menjawab " Oh iya gapapa tapi sakit sih asli " , akupun heran bagaimana kejadian sebelumnya sampai bisa di tampar oleh nina si wahid ini.

     Padahal nina ini gadis yang pembawaannya santai dan tenang dia orangnya ga pernah marah kaya tadi lalu aku bertanya pada temanku yang terlihat seperti mengetahui kejadian dari awalnya, " Rim tadi kenapa ko bisa gitu ya ? baru kali ini aku lihat nina marah sampai seperti itu" tanyaku pada makarim, " gatau bener gatau engga tapi tadi aku melihat wahid ganggu terus nina dengan cara membasahi tempat duduknya dengan air minumnya " Ahh.. ternyata begitu pantas saja nina marah

     Setelah mendengar cerita tersebut aku mencoba untuk mendekati wahid dan bertanya " hid lu ngapain ngusilin nina? Dan kayanya lu udah kelewat batas deh ngusilinnya " dengan ritme yang agak panjang dan terbata bata diapun menjawab " Y-y-ya ingin aj-a ko " "loh ko kamu terbata bata kaya yang gerogi gitu? " Tanyaku.

     Dengan nafas yang panjang, wahid terlihat sedang menenangkan diri dan mengatakan " Ya sepertinya aku udah kelewatan, aku harus minta maaf segera ke nina " setelah itu Wahid pun pergi menuju arah nina dan mengejarnya, dari persoalan tersebut aku dapat memastikan bahwa semuanya pasti takkan mau wilayah atau garis amannya dilewati.

     Apalagi kita semua pasti mengingnkan hari hari yang damai, tanpa adanya permasalahan yang buruk terjadi, dan pelajaran yang bisa kita ambil sebagi pengamat ialah, sebelum ngusilin orang kita harus dapat memproyeksikan dulu di dalam pikiran kita apabila kita diposisi mereka akan bagaimana jadinya.


Kenanganmu

    Disaat aku sedang merenungkan suatu kejadian di masa lampau sembari menikmati ramen madame yang baru saja kubeli di kantin sekolah, disana aku melihat daun karena gugurnya pohon katapang itu, aku mengingat saat-saat bahagia ketika berdua dengannya, kebahagiaan yang fana itu membuat hippocampus pada bagian tubulus temporal ku bekerja dari biasanya.

     Saat bahagia karena dia bisa menerimaku apa adanya, dan saat bahagia ketika dia selalu bersamaku pada saat itu, serta saat-saat sedih karena kekurangan yang ada pada diri masing masing, dan selalu saling support untuk meningkatkan kualitas pribadi kita saat itu.

    Kurasa saat itu aku seharusnya mempelajari "seni berbicara" dan bukan "siasat berbicara" karena kesalahanku dalam memilah kalimat yang seharusnya digunakan, seharusnya tak berakhir seperti itu dan seharusnya dapat lebih baik dari saat itu, akan tetapi mau bagaimana lagi karena saat itu aku masih labil dan tak tahu mana yang hak dan batil.

    Rasa yang dulu kupendam sampai saat inipun masih berbekas pada segumpal darah yang ada di dalam ragaku, biarpun begitu mau bagaimana lagi karena waktu tak dapat di ubah kembali, serta waktu pada hakikatnya selalu maju, dan tak pernah mundur apalagi kita kembali ke masa lalu dan mencoba mengubahnya.

    Adapun waktu yang sekali salah dapat kita ulangi kesalahan itu sehingga salah itu jadi benar karena kita perbaiki, tapi itu semua hanyalah fiksi dan rekayasa author belaka yang tidak nyata, kenyataannya ialah kita tak bisa mengubah apapun yang sudah terjadi, mau sekurang ataupun seburuk apapun kejadian itu.

    Biarlah begitu saja karena sekarang kita lebih baik fokus untuk menuju masa depan yang kita targetkan, fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya, fokus meningkatkan kemampuan atau skills yang sebelumnya sudah kita miliki, dan fokus untuk menggapai harapan diri masing masing.

    " Ding... Ding Dong... " ternyata bel masuk kelas sudah berbunyi dan sudah saatnya bagiku untuk kembali ke kelasku dan melanjutkan pembelajaran selanjutnya, kepada istilah yang tercantum pada judul apabila kita dipertemukan kembali karena takdir dari tuhan, aku ingin sekali menyampaikan permintaan maafku, karena aku pernah memberikanmu sesuatu yang kamupun tak pernah sakalipun menginginkannya serta akupun sudah gagal untuk memahami isi hati kemauanmu.

    Sampai jumpa dan bila diberikan kesempatan, aku ingin sekali bertemu denganmu untuk yang kesekian kali dan terakhir kalinya, semoga kamu baik baik saja di alam dunia belahan sana, dan semoga kamu selalu sehat baik jasmani maupun rohani. 


Sepulang sekolah

    Dibawah teriknya panas matahari, wahid dan lesti yang sedang pulang sekolah bersama karena rumahnya sejalur pun memutuskan untuk ke minimarket terdekat, untuk membeli sebuah minuman menyegarkan "Hid kamu kerasa ga sih?panasnya ini gamaen!" sontak lesti ke wahid "iya les bener panas banget, AHHH ITU ADA MINIMARKET!!" sontak lesti terkejut bukan maen karena teriakan wahid "ISHH KAGET AKU SUMPAH!!, hayu kita kesana dulu hid beli minuman yang nyegerin tenggorokan udah ceket nih" saran lesti, "gasskuyyy hayyu" jawab wahid, "tapi lo tunggu disini ya gua yang masuk biar sekalian gua traktir nih hid" tawaran lesti.

    "Aduh makasih les kamu baik banget deh" jawab wahid, ketika lesti masuk dan sedang membeli minuman menyegarkan sembari menunggu lesti, wahid pun duduk di kursi depan minimarket dan termenung, bila saja dia bisa naik mobil pasti bakal adem dan gaakan kepanasan lagi, sembari wahid merenungkan itu "ASTAGANAGA!!" terkejut wahid karena lesti yang sedang menepuk pundaknya sehabis beli minum dari minimarket.     

     "Hid kenape kau?" tanya lesti "Eh les, kirain siapa bikin kaget aja" sontak wahid "ya sorry, habis kamu ngelamun sihh, emang ngelamunin apaan hid?" tanya lesti "andai saja aku bisa kendarain mobil daihatsu ayla, yang terparkir dan jarang digunakan di rumahku pasti kita gaakan kepanasan gini malah bakal adem dan bisa dengerin musik pula" jawab wahid "idihh sim aja belum punya gimana mau ngendarain hid, eh ya aku juga dirumah ada toyota agya nganggur hid sama kita" jawab lesti.

    " EHHH lu nape beli toyota agya les?" tanya wahid "ya ndak tau ko tanya saya, bukan gua yang beli tapi orang tua gua hid" sambil bergurau lesti, "owalah eh tapi kamu tau ga? kalau toyota agya dan daihatsu ayla itu satu mesin dan satu mobil yang sama,cuma beda emblem doang atau di rebrand?" tanya wahid " gak tau tuh emang iya? kalau iya kok bisa hid?" tanya lesti dengan wajah yang penasaran dan terheran heran".

    Ketika wahid mau menjawab terlintaslah mobil Wulling di depan mereka berdua dan terlihat dari wajah wahid terkejut karena melihat lesti yang terkejut dengan mobil merek apa itu karena dia jarang melihatnya selama ini " EH  hid itu mobil apaan ya ko aku jarang liat ya itu mobil, yang kusering lihat yaitu merek daihatsu,toyota, dan mitsubishi tapi itu apaan ya hid?" tanya lesti, "itu mobil les, namanya mobil wulling diproduksi dari china, kalau masih penasaran mah coba searching les"jawab wahid.

    Setelah searching lesti pun langsung mengangguk ngangguk "iya bener dari china hid, tapi asa mirip sama mobil chevrolet captiva punya pamanku ya tapi beda emblem" jawab lesti "ohh  itu wulling almaz bukan mirip lagi emang sama les kalau chevrolet captiva dan wulling almaz itu masih satu dan mereka berdiri di bawah bendera GM atau General Motors yang membawahi 12 merek lainnya dan diantaranya ada wuling serta chevrolet les" jawab wahid "ohh gitu toh hid, tapi kenapa mereka bisa sama gitu mobilnya?" tanya lesti.

    Dengan senyum tipis wahid pun mengatakan "karena chevrolet juga sama loh produksinya dari china bahkan sama dengan wulling mobil ini kalau kamu tau" sontak terkejut lesti "hah iyakah?" "IYA LES chevrolet itu sama aja dengan wulling hanya saja wulling di produksi buat di asia sedangkan chevrolet itu eropa dan mesinnya pun sama sama aja wulling hanya ganti nama brand" terkejut tak main semabari menggaruk garuk kepala lesti pun heran " Lah ko iso si?" tanya lesti.

    "Iso lah soalnya chevrolet itu mobil merci dan rata-rata untuk kalangan menengah keatas dan orang luar pun lebih memilih mobil chevrolet dibandingkan wuling mungkin karena desainnya dan nama brand nya yang padahal mah sama sama aja kalau kita bongkar daalemannya pasti mesinnya ada tulisan made in china, dan untuk mobil wuling sendiri itu rata rata untuk golongan menengah kebawah yang notabenenya harga murah kualitas mewah seperti chevrolet disitulah main brand nya les" jawab wahid.

     Lesti pun butuh waktu untuk mencerna kata kata wahid dan baru paham ketika beberapa detik kemudian "OHhhh gitu toh hid, terus kalau yang tadi mau kita bahas tentang daihatsu dan toyota itu gimana hid ceritanya?" tanya lesti " ohh iya yang toyota agya dan daihatsu ayla ya? ya kurang lebih sama, beda brand saja akan tetapi mereka berdua ini adik dan kakak" jawab wahid "hah maksudnya?" tanya lesti " kalau kamu perhatikan body toyota agya dan daihatsu alya terdapat sedikit perbedaan yaitu di bagian bampernya dan emblemnya" jawab wahid " jadinya gimana hid?" tanya lesti.

     "Jadinya ya kalau kamu beli toyota agya ya secara langsung kamu pun membeli daihatsu alya hanya diganti bamper depannya serta emblemnya atau di rebrand sama seperti mobil wuling dan chevrolet tadi, tapi perbedaan harganya luar biasa jauh loh les, kalau antara toyota agya dan daihatsu alya ini bisa sampai tiga jutaan dan itu kamu hanya membeli emblem dan bamper depannya saja sedangkan mesin dan dalemannya sama seperti daihatsu alya" jawab wahid.

    "Tapi kan ko bisa sampe gitu si sampe sama, apakah mereka ga plagiat?" tanya lesti "yoo engga dong les kan tadi udah dibilangin mereka berdua itu adik kakak yang saling berbagi potongan kue untuk kemajuan perusahaannya makanya gak heran kalau sewaktu waktu mereka Toyota dan daihatsu di indonesia bisa saling berkolaborasi membuat produk mobil kembar dengan nama  berbeda seperti kasus mobil toyota agya dan daihatsu ayla tadi kita bahas les" jawab wahid.

    Masih terpampang wajah kebingungan dari lesti "maksud dari potongan kue itu apa hid? saham perusahaan kah??" "Iyap betul sekali saham perusahaan Daihatsu yang dibeli oleh TMC les, kalau gatau nanti aja search oke, yang intinya saham mayoritas TMC ada di si perusahaan Daihatsu makanya tadi gak heran kalau mereka sewaktu waktu berkolaborasi membuat produk mobil kembar les" jawab wahid.

    "Ohh gitu ya tapi masa sih samaa, aku pengen liat buktinya dong hid bisa ga?" tanya lesti "oke karena kebetulan disana ada mobil toyota agya mari kita lihat pelek mobilnya" jawab wahid "lah ko peleknya?" "udah ikutin aja les kamu mau bukti kan ya?" "yaudah oke deh hid" jawab lesti, dan mereka pun mendatangi mobil toyota agya yang berada di parkiran sebrang minimarket itu dan wahid pun langsung merendah untuk menunjukan sesuatu dibalik pelek mobil toyota agya itu "lihat nih ada tulisan apa les?" jawab wahid.

    "D-DAIHATSU?!!, bener juga lu hid tentang semua yang kau katakan, satu lagi hid ko bisa si sampai begini apakah karena sebuah kesepakatan diantara kedua brand sampai bisa mengambil produk yang dihasilkan hid??" tanya lesti sambil keheranan "Betul sekali jawabanmu les ini semua itu karena adanya politik dalam perdagangan" jawab wahid

    Lestipun termenung sesaat sampai wahid mengatakan "Masih belum yakin dek?" gurauan wahid "Ish dek dak dek dak dek, MASIH BELUM YAKIN KAKKK!" balas lesti ke candaan wahid, " Oke kalau gitu kita pulang saja sambil nanti liat mobil kamu juga ada gak brand daihatsu di toyota agya mu itu les" "okeee hid mari kita amati" dan mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan pulang mereka.


Kemampuan manusia

    Suatu hari sepulang sekolah hujan topan terjadi di daerah sekolah yang mengakibatkan siswa/i harus meneduh dan diam sementara waktu di kelasnya masing masing, aku yang sedang meneduh pun di kelas XII IPA 9 ini, sedang memikirkan banyak sekali hal yang ingin ku lakukan dan kembangkan walaupun aku sendiri sadar bahwasanya semua itu takkan bisa ku kembangkan ataupun ku lakukan.

    Karena aku selalu berpikir dan bukannya bertindak langsung sebagaimana semestinya "Hei mad lagi apa?" tanya teman sebangku ku bernama kayla "sstt..,lagi merenung jangan ganggu kay" jawab ahmad "ishhh apaan sih ngelamunin apaan emangnya mad?? serius amat" tanya kayla dengan penuh penasaran dan bukan dengan perhatian, kasian si ahmad "yaudah ini aku kasitau ya akutu sedang berpikir bagaimana bisa mengembangkan kemampuan dan melakukan apa yang ingin ku lakukan kay" jawab ahmad.

    "Ahh faham faham jadi intinya kamu lagi memikirkan hal yang ga seharusnya kamu pikirkan ya mad? dan sia sia juga kamu pikirkan toh itu bukan tindakan yang ada evaluasi dari tindakanmu" jawab kayla " ga salah si tapi kan kita perlu mengkalkulasikan terlebih dahulu untuk mengembangkan hal yang ingin kamu tingkatkan ya kan kay?" sanggah ahmad " pendapat mu benar sih mad walaupun lebih benar lagi kamu sebenernya hanya melarikan diri dan tidak di dalam jalurmu" sanggah kayla. r

    " Lah KOK MELARIKAN DIRI??!" sontak ahmad dan kayla pun terkejut mendengar ahmad tersinggung karena perkataannya itu, "EH EH SANTAIII TENANGG DULU JANGAN NGAMBEK NAPA, YA maaf kalau bikin tersinggung kamu mad"  sontak kayla yang hampir naik pitam karena dibentak ahmad.

    "Yaudah kalau begitu gini aja kita buktikan mad kalau kamu melarikan diri dari apa yang iingin kamu tuju mad" tantang kayla, "baiklah mari kit coba" tantangan kayla diterima oleh ahmad. " tapi ada syarat ya mad cuma satu ga banyak ko, kamu jangan ngomong apapun dan berpikir apapun hanya tinggal melakukan apa yang disuruh oleh ku" jawab kayla "baiklah" jawab ahmad dengan penuh percaya diri, " sok kalau gitu aku ingin tahu dulu apa salah satu kemampuan kamuyang ingin di tingkatkan mad? mana gua tau kan kalau lu belum ngasih tahu itu" tanya kayla.

    "oke kalau gitu dari banyak kemampuan yang di list dan ingin ku tingkatkan yang pertama bisa ngerjain logaritma dengan lancar" jawab ahmad "oke kalau gitu kebetulan ada tugas juga dari ibu lusy kemarin kita coba kerjain yu" "hayu, siapa takut" jawab ahmad dengan angkuhnya.

    Setelah itu merekapun mengerjakan tugas logaritma bersama, hingga suatu ketika "Duh ko beda si sama latihan soal yang ku pikirkan ya kay?" Tanya ahmad, yang terheran heran dengan soal latihan atau tugas, yang diberikan oleh bu lusy.

    "Iya lah pasti ga akan sama soalnya kalau sama pun pasti akan beda tanda yang biasanya minus jadi plus ataupun sebaliknya mad" jawab kayla, "ohh gitu toh kay baiklah trus yang ini gimana kay caranya?" Tanya ahmad, mereka pun terus belajar bersama sampai waktu tak terasa sudah sore hari.

    Hujan lebat nan menggelegar karena petir sekarang sudah reda, dan yang tersisa hanya sebuah pelangi yang indah, sekaligus hawa sehabis hujan yang menyegarkan, ahmad dan kayla pun selesai mengerjakan tugas dari bu lusy.

    "Alhamdulillah beres juga kay" ucap lega dari ahmad, "iya mad puji tuhan sudah selesai semua, gimana mad paham kaga gua ngejelasin tadi?" Tanya kayla " emmm beberapa ada yang kurang paham si tapi kalau sering sering diulang pasti bisa ko kay tenang aja" jawab ahmad, "tuh kan sudah kudugdug kamu tuh bisa sebenernya mad cuma hambatan kamu hanya satu tau ga apa?"

    "Tau, malas mencoba kan??" Tanya ahmad, "NAHH ITU DIA KAMU TAU MADDD ALHAMDULILLAHHH" jawab kayla sampai kegirangan, "iya alhamdulillah kay" " Jadi kalau kamu udah memikirkan tapi ga di implementasikan atau dilakukan ya alhasil akan nihil mad oleh karena itu kita harus selalu melakukan apa yang kita pikirkan kalau ga ya gaakan jalan jalan itu semua hanya jadi angan angan semata".

    Setelah kayla memberikan sedikit dukungan dan perhatian pada ahmad, ahmad yang saat itu sedang menyimak dan tersadarkanpun, akhirnya ahmad menyadari bahwa manusia itu sebenernya bisa melakukan apapun, selama dia bisa mengalahkan rasa malasnya itu dan ketakukan akan mencoba suatu hal yang baru dia pikirkan dan rencanakan.

    Setelah itu pun akhirnya mereka pulang bersama, dan kisahpun berakhir sampai sini, karena ahmad dan kayla harus bersiap, untuk sekolah esok hari.


Blibliografi

Carnegie, Dale, 1888-1955. (2009). How to win friends and influence people. New York :Simon & Schuster,

Comments

Popular posts from this blog

Bukit & Lembah

Kognisi